News update:

Suara Mamasa

mamasa, suara mamasa, berita mamasa, budaya mamasa, korupsi mamasa, pemerintahan mamasa, pilkada mamasa, pendidikan mamasa, mamasa cyber news, kabupaten mamasa, wisata mamasa, bupati mamasa, dprd mamasa, rumah mamasa, upacara mamasa, pasar mamasa

Popular Posts

Polewali Mandar

Nasional

Rumah Adat Tokayan

Rumah Adat Tokayan adalah Rumah Adat Mamuju

Tedong Bonga

Tana Toraja tak cuma terkenal dengan budaya nya, daya tarik lain yakni adanya rumah dari kerbau termahal di dunia.

Rumah Adat Mamuju

Rumah raja mamuju dibangun tanpa menggunakan paku, tetapi menggunakan pasak untuk menyatukan balok-balok kayu

Baju Adat Toraja

Pakaian adat Toraja yang telah dimodifikasi dan dikenakan oleh duta Indonesia dalam ajang Manhunt International 2011

Wisata Kali Mamuju

Kawasan objek wisata permandian alam Kali Mamuju, Sulawesi Barat mulau dipadati pengunjung saat libur panjang

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Putusan MA Terkait GKI Yasmin Tak Dianggap

Minggu, 22 Januari 2012


Bogor - (MAMASA CYBER NEWS)  Ketegangan yang terjadi di Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat, menunjukkan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) seperti tidak ada harganya.

Sebagai lembaga tertinggi yudikatif, MA telah menyatakan, kalau GKI Yasmin sudah menang namun konflik yang terjadi ditempat itu tetap saja ada.

Aktivis HAM International Center for Transitional Justice (ICTJ) Usman Hamid menyatakan, yang terjadi di Yasmin tidak bisa dibiarkan terus menerus dalam polemik. Sebab, hampir setiap hari Minggu saat jemaat GKI Yasmin melakukan peribadatan selalu polemik yang muncul. "Jika MA masih dianggap sebagai lembaga tertinggi yudikatif, maka putusannya harus dijalankan," kata mantan Koordinator Kontras, Minggu (22/1/2012).

Dalam hal ini, lanjutnya yang paling bertanggungjawab atas putusan tersebut adalah pemerintah. Termasuk dalam jajaran itu adalah Kejaksaan dan Kepolisian.

Ia juga mengatakan, ketegangan yang terjadi adalah warga GKI Yasmin merasa terancam oleh aksi dan kerumunan massa anti pendirian GKI Yasmin. "Presiden dan Ketua umum partai politik harus turun ke lokasi untuk menyeleseikan polemik itu," tegasnya.

Lembaga negara belakangan menyatakan pentingnya empat pilar kebangsaan tapi hal itu tidak cukup ditunjukkan lewat tindakkan nyata. Terutama kapasitas resmi masing-0masing sebagai pimpinan kelembagaan negara.

"Pasifnya sikap negara atas persoalan Yasmin, mencerminkan keragu-raguan dan rendahnya moralitas politik elite. Tak berani ambil resiko bukanlah sikap ideal seorang pemimpin," katannya.

Ia juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tindakkan tegas terhadap setiap aksi yang mengancam kerukunan hidup berbangsa, beragama dan bernegara.

Longsor Lumpuhkan Ekonomi Masyarakat Sillanan

Jumat, 16 Desember 2011



TORAJA — (MAMASA CYBER NEWS) Kota Makale Minggu (11/12) longsor sepanjang 30 meter menyebabkan badan jalan poros Mebali Buntu putus total akibat tertimbun material.

Hujan yang mengguyur dimusim hujan ini serta daerah Toraja termasuk rawan longsor, Kamis (15/12/2011) hasil pemantauan kabar-toraja.com dilokasi longsor akibat jalan utama terputus menyebabkan roda perekonomian masyarakat lumpuh total karena akses jalan alternatif tidak ada.

Meskipun loder sudah diturunkan Pemda ke lokasi membersihkan tanah yang menutup badan jalan nampaknya tidak membuahkan hasil. Akibat badan jalan rawan longsor sehingga alat berat susah menembus tingginya material longsor.

Nampak dilokasi Camat Gandangbatu Sillanan M.O.Paembonan, Kapolsek Mengkendek AKP Sudarman serta Kepala Lembang Sillanan Marten Galigo, dibantu polisi setempat siap siaga memberikan pelayanan dan arahan kepada masyarakat mengalihkan perjalanan ke poros lain.

Sumber : kabar toraja


Kurs USD - IDR

Sumber: BI

Forex


The Forex Quotes are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Berita Mamasa

Majene

Kebutuhan Mamasa

 

© Copyright Berita Mamasa 2011 | Design by Mamasa Cyber News | Published by Mamasa Cyber News 2012 | Powered by MCN 2012.